Minggu, 12 November 2017

Definisi Perusahaan dan Perusahaan Start Up


Nama:Yoga Hartanto
Kelas:1EB04
Npm:26217272



BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

              Perusahaan merupakan suatu organisasi yang mempunyai tujuan tertentu dalam menjalankan usahanya. Setiap perusahaan ingin dapat memenuhi kepentingan para anggota maupun pemegang sahamnya. Kemampuan suatu perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan merupakan suatu prestasi bagi manajemen perusahaan tersebut. Perusahaan yang banyak bermunculan pada saat ini adalah perusahaan start up, perusahaan start up adalah perusahaan yang baru didirikan atau baru di oprasikan. Seiringnya perkembangan iptek perusahaan start up juga sangat berhubungan erat dengan internet.Penilaian akan prestasi dan kinerja perusahaan dapat di gunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Bidang keuangan merupakan suatu bidang yang sangat diperhatikan oleh semua perusahaan, baik perusahaan besar maupun kecil. Persaingan yang semakin ketat dalam dunia usaha dan kondisi perekonomian yang tidak menentu dapat menyebabkan kebangkrutan pada perusahaan. Oleh karena itu, agar hal tersebut tidak terjadi perusahaan harus mampu mencermati kondisi kinerja keuangannya dengan baik sehingga perusahaan dapat bertahan dan berkembang.

B. Rumusan Masalah
                Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penulis merumuskan masalah sebagai berikut:
1.Apa definisi perusahaan?
2.Jelaskan tempat kedudukan dan letak perusahaan?
3.Jenis jenis perusahaan dan lembaga sosial start up?
4.Apa definisi perusahaan start up? Dan banyaknya munculnya perusahaan start up itu disebabkan karena apa? Dan jelasakan tentang perusahaan start up menurut sudut pandang kalian?

C. Tujuan Penulisan
                Terkait dengan rumusan masalah di atas, penulis bertujuan untuk:
1.Mengetahui definisi perusahaan.
2.Mengetahui tempat kedudukan dan letak perusahaan.
3.Mengetahui Jenis jenis perusahaan dan lembaga sosial start up.
4.Mengetahui definisi perusahaan start up,  penyebab banyaknya    munculnya perusahaan start up dan penjelasan tentang perusahaan start  up menurut sudut pandang penulis.



BAB II
ISI
A. Definisi Perusahaan
                Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi. Setiap perusahaan ada yang terdaftar di pemerintah dan ada pula yang tidak. Bagi perusahaan yang terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk perusahaannya. Badan usaha ini adalah status dari perusahaan tersebut yang terdaftar di pemerintah secara resmi. (Wikipedia)
                Istilah perusahaan pada dasarnya berasal dari kata “usaha” yang artinya memperjuangkan apa yang diinginkan. Jika diartikan dari dasar katanya, maka perusahaan adalah tempat dijalankannya aktivitas usaha yang terdiri dari aktivitas produksi, aktivitas manajerial, dan aktivitas – aktivitas usaha lainnya. (https://pengertiandefinisi.com)
               
B. Tempat Kedudukan dan Letak Perusahaan

1.Tempat kedudukan perusahaan

                adalah kantor pusat perusahaan tersebut. Tempat kedudukan perusahaan pada umumnya dipengaruhi faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga pemerintahan, lembaga keuangan, pelanggan dan sebagainya. Istilah tempat kedudukan perusahaan dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat perusahaan. Dengan semakin tajamnya persaingan serta banyaknya perusahaan yang saat ini bermunculan, maka pemilihan letak perusahaan ini sudah tidak mungkin dilakukan dengan cara coba-coba.Karena dengan cara itu perusahaan akan kalah dalam bersaing

 2.Letak Perusahaan
      Letak perusahaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik/pabrik.
Letak perusahaan dipengaruhi faktor ekonomi dan merupakan salah satu faktor penting yang menunjang efisiensi perusahaan terutamadalam kaitannya dengan biaya. Faktor-faktor yang mempengaruhi biaya adalah:
1.       Harga bahan mentah/bahan pembantu
2.       Tingkat upah buruh
3.       Tanah
4.       Pajak
5.       Tingkat bunga
6.       Biaya alat produksi tanah lama
7.       Biaya atas jasa pihak ketiga

3.Jenis-jenis letak perusahhan
Letak perusahaan dapat dibedakan menjadi empat, yaitu:

-Terikat keadaan alam
Letak perusahaan yang terkait pada alam pada umumnya karena ketersediaan dan kemudahan bahan baku. Perusahaan yang bahan bakunya tergantung pada hasil sumber daya alam.

-Terikat sejarah
Dalam hal ini perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu karena alasan yang hanya dapat dijelaskan berdasarkan sejarah dari daerah tersebut seperti dalam hal kebudayaan daerahnya..

-Terikat oleh pemerintah
Dalam hal ini letak perusahaan ditentukan oleh pemerintah atas dasar pertimbangan keamanan, politik, kesehatan, dan sebagainya supaya masyarakat sekitar tidak terganggu karena adanya perusahaan di kawasan masyarakat.


-Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Faktor-faktor yang berpengaruh dalam kaitan dengan pemilihan letak perusahaan yang bersifat industri yaitu :

a.      Ketersediaan bahan mentah
memungkinkan kesinambungan aktivitas perusahaan, karena tanpa bahan baku perusahaan tidak mungkin bekerja.
b.    Ketersediaan sumber tenaga
suatu potensi yang dapat dimanfaatkan perusahaan dalam mendukung kelancaran aktivitasnya disamping dapat berfungsi sebagai pembangkit tenaga listrik yang sangat dibutuhkan perusahaan.
c.     Ketersediaan tenaga kerja
Ketersediaan tenaga kerja yang melimpah, berkualitas dan murah merupakan pendukung faktor produksi variabel perusahaan. Biasanya perusahaan menempatkan perusahaanya di dekat pemukiman.
d.   Ketersediaan suplai modal
Sangat mendukung berkembangnya investasi. Perusahaan yang membutuhkan dukungan modal besar untuk mengembangkan usahanya. Perusahaan akan memilih tempat dan memperhitungkan penawaran modal dengan bunga rendah.
e.    Transportasi 
Berpengaruh besar dalam pendistribusian produk. Kelancaran transportasi juga menjamin kelancaran pasokan bahan baku ke lokasi perusahaan ataupun mengirim hasil produksi ke pasar.
f.    Kedekatan pasar
Merupakan faktor yang makin memudahkan terserapnya produk yang dihasilkan perusahaan.


       g.    Kesesuaian iklim
Faktor cuaca dan iklim  tidak hanya berpengaruh terhadap kesinambungan produksi, tetapi juga berhubungan erat dengan kesehatan buruh yang bekerja di perusahaan. Jika keadaan tidak sesuai, maka hasil produksi dari perusahaan akan tidak maksimal.


4.  Cara Penentuan Letak Perusahaan
Secara umum terdapat 2 macam cara untuk menentukan lokasi perusahaan yaitu :
                1.Cara kualitatif
Dengan cara ini diadakan penilaian secara kualitatif terhadap faktor-faktor yang dianggap relevan atau memegang peranan pada setiap pilihan lokasi.

2.Cara kuantitatif
Dengan cara ini hasil analisis kualitatif dikuantifikasikan dengan cara memberikan skor (nilai) pada masing-masing kriteria. Sedangkan menurut teori Alfred Weber, dalam teorinya mengemukakan ada dua faktor yang mempengaruhi penetapan lokasi perusahaan,yaitu :
1.       Biaya pengangkutan
2.       Biaya tenaga kerja

5.Perbedaan Tempat dan Letak Perusahaan
Perbedaan letak perusahaan dan tempat kedudukan perusahaan terletak pada fungsinya. Tempat kedudukan perusahaan berfungsi sebagai tempat administrasi perusahaan tersebut dan cenderung ke kota-kota besar, sedangkan letak perusahaan berfungsi sebagai tempat mengolah produk (keadaan fisik perusahaan untuk melaksanakan kegiatan operasional).

 

 C. Jenis Jenis Perusahaan dan Lembaga Sosial Start Up
-Perusahaan Start Up
1.       Jakarta notebook
2.       Kota.com
3.       Itemku
4.       Unipin
5.       Pricebook
6.       Shopback
7.       Niagahoster
8.       Berrybenka
9.       Elevenia
10.   Seribu

-Lembaga Sosial Start up

1.       7Pagi

2.       Asdos

3.       Kelase

4.       PesonaEDU

5.       Squline


D. Definisi Perusahaan Start Up , Penyebab Banyaknya Perusahaan Start Up dan Perusahaan Start Up Menurut Sudut Pandang Penulis.
A.Definisi Perusahaan Start Up
Perusahaan rintisan, umumnya disebut startup (atau ejaan lain yaitu start-up), merujuk pada semua perusahaan yang belum lama beroperasi. Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar merupakan perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat. Istilah "startup" menjadi populer secara internasional pada masa gelembung dot-com, di mana dalam periode tersebut banyak perusahaan dot-com didirikan secara bersamaan. (Wikipedia)
Perusahaan startup atau startup adalah organisasi perusahaan atau sementara yang dirancang untuk mencari model bisnis yang berulang dan scalable. Perusahaan-perusahaan ini, umumnya baru dibuat, berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk pasar. Istilah menjadi populer secara internasional selama dot-com bubble sedang marak ketika sejumlah besar dot-com perusahaan didirikan.Akhir-akhir ini, istilah startup telah dikaitkan dengan sebagian besar usaha teknologi yang dirancang untuk high-growth. Paul Graham, pendiri salah satu akselerator startup terbaik di dunia, mendefinisikan startup sebagai:. “Startup adalah sebuah perusahaan yang dirancang untuk tumbuh cepat. Meskipun baru didirikan bukan berarti menjadi perusahaan Startup membuat perusahaan startup Juga tidak harus selalu dalam lingkup teknologi, atau mengambil dana ventura, Satu-satunya hal penting adalah pertumbuhan Segala sesuatu yang lain kita yang terkait dengan startups selalu diikuti dari pertumbuhan/growth. “Evolusi dari sebuah perusahaan startupPerusahaan startup bisa datang dalam berbagai bentuk, tetapi frase “perusahaan startup” sering dikaitkan dengan perusahaan teknologi yang berorientasi pertumbuhan tinggi. Investor umumnya paling tertarik pada perusahaan-perusahaan baru yang dibedakan oleh risiko / reward profile dan skalabilitas. Artinya, mereka memiliki biaya bootstrappingrendah, risiko tinggi, dan laba potensial atas investasi yang lebih tinggi. Startups sukses biasanya lebih terukur dari bisnis yang mapan, dalam arti bahwa mereka berpotensi bisa tumbuh pesat dengan investasi terbatas modal, tenaga kerja atau lahan. (https://cahyorusmanto.wordpress.com)

B.Penyebab Banyaknya Perusahaan Start Up
perkembangan teknologi dan internet juga memengaruhi berkembangnya “startup” yang terlibat di dalamnya. Kepopuleran istilah “startup” ini juga dipicu dengan tumbuhnya perusahaan-perusahaan baru di Indonesia, terutama di dunia teknologi atau digital. Bukan fenomena yang spesial sebenarnya karena akhir 90-an, fenomena pertumbuhan startup ini sudah terjadi dengan munculnya fenomena “bubble dot com” di Amerika, sebuah fenomena yang mengacu pada banyaknya perusahaan yang memiliki domain .com. Di Indonesia, fenomena banyaknya perusahaan memakai .com juga terjadi meskipun gaungnya tidak sebesar di Amerika.  Baru pada beberapa tahun kebelakang ini, fenomena pertumbuhan startup meningkat di Indonesia. Startup-startup tersebut ada yang sedang masih terus tumbuh, ada yang terjungkal, ada juga yang naik tingkat statusnya menjadi unicorn. Meski ada yang terjungkal, tetap saja ada banyak startup lain terus hadir tiap tahunnya.

ada beberapa faktor yang menyebakan startup tumbuh di Indonesia begitu cepat. Faktor-faktor tersebut diantaranya yaitu:
1.Maraknya Investasi di Ranah Startup
Dunia startup di Indonesia sempat  “goncang” pada 2014 dengan kabar tentang  sebuah situs marketplace yang mendapatkan pendanaan sebesar USD 100 juta. Pendanaan terhadap sebuah startup sudah terjadi sebelumnya tetapi ini merupakan pendanaan terbesar yang pernah terjadi saat itu.
2.Sebagai Solusi Untuk Sebuah Permasalahan
 Tidak sedikit startup didirkan dengan tujuan untuk menemukan solusi atau membantu mengatasi berbagai persoalan. Contoh paling terkenal adalah layanan ojek online GO-Jek.

3.Penetrasi Penggunaan Smartphone
 Tidak bisa dipungkiri kehadiran startup digital yang marak dipengaruhi oleh kemudahan akses internet lewat perangkat bernama ponsel pintar.

4.Ikut-ikutan
 Banyak juga startup yang didirikan hanya sekadar ikut-ikutan. Tidak sedikit kan startup yang meniru model bisnis mirip Go-Jek. Ada yang tetap bersaing dengan Go-Jek, dan  ada yang gagal.  Begitu juga dengan startup lain. Meski biasanya sering berasalan didirikan startup karena melihat potensi pasar di Indonesia, namun umumnya karena sekadar atau ikut-ikutan semata.

C.Perusahaan Start Up Menurut Sudut Pandang Penulis
                Menurut penulis, perusahaan start up adalah perusahaan yang belum lama di dirikannya dan masih dalam  proses pengembangan dan penelitian, untuk menemukan pemasaran dan pendistribusian hasil produksi yang tepat, agar menjadi perusahaan yang sukses dan berkembang. Namun perusahaan start up pada saat ini mempunyai hubungan erat dengan internet yang disebabkan karena perkembangan iptek, perkembangan iptek sangat berpengaruh dengan perkembangan perusahaan start up.


BAB III
KESIMPULAN
1.Definisi perusahaan adalah Perusahaan adalah tempat terjadinya            kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi.

2.Tempat kedudukan perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut. Tempat kedudukan perusahaan pada umumnya dipengaruhi faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga pemerintahan, lembaga keuangan, pelanggan dan sebagainya.

Letak perusahaan
 adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik/pabrik.Letak perusahaan dipengaruhi faktor ekonomi dan merupakan salah satu faktor penting yang menunjang efisiensi perusahaan terutama dalam kaitannya dengan biaya.

3.Jenis Jenis Perusahaan dan Lembaga Sosial Start Up
·         Perusahaan:
1.       Jakarta notebook
2.       Kota.com
3.       Itemku
4.       Unipin
5.       Pricebook

·         Lembaga sosial:

6.       7Pagi

7.       Asdos

8.       Kelase

9.       PesonaEDU

10.   Squline


4.Definisi Perusahaan Start Up adalah Perusahaan rintisan, umumnya  disebut startup (atau ejaan lain yaitu start-up), merujuk pada semua perusahaan yang belum lama beroperasi. Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar merupakan perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat.  
Penyebab Banyaknya Perusahaan Start Up :
·         Maraknya Investasi di Ranah Startup
·         Sebagai Solusi Untuk Sebuah Permasalahan
·         Penetrasi Penggunaan Smartphone
·         Ikut-ikutan
Perusahaan Start Up Menurut Sudut Pandang Penulis. Menurut penulis, perusahaan start up adalah perusahaan yang belum lama di dirikannya dan masih dalam  proses pengembangan dan penelitian, untuk menemukan pemasaran dan pendistribusian hasil produksi yang tepat, agar menjadi perusahaan yang sukses dan berkembang.


REFERENSI

Jumat, 27 Oktober 2017

Usaha Agrobisnis yang Berpotensial dan Berkembang




Nama: Yoga Hartanto
Kelas: 1EB04
Npm: 26217272






BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
            Semakin Majunya teknologi memungkinkan untuk menujang berbagai macam usaha agribisnis (agrobisnis) begitu juga usaha sampingan bidang pertanian yang memiliki untung besar semakin mudah untuk di kerjakan. Untuk itu yang akan kami ulas ini merupakan peluang usaha sampingan di bidang pertanian buah buahan dan sayur sayuran secara organik yang memiliki potensi keutungan yang besar di era saat ini karena sekarang banyak orang berpola hidup sehat. Berbicara pertanian secara organik pasti tak asing lagi ditelinga kita karena memang jenis usaha yang satu ini sudah banyak yang terjun di bisnis ini dan di masyarakat Indonesia yang notabenenya didominasi oleh petani.

            Untuk memulai usaha bidang pertanian ini bisa di jalankan dengan modal kecil, sedang, hingga besar. Semua tergantung dari jenis usaha buah atau sayuran apa yang kita jalankan. Begitu juga tidak menutup kemungkinan orang yang tidak memiliki tanah, lahan atau sawah yang luas juga bisa sukses selama mau berusaha dan juga melihat peluang yang ada
.

B. Rumusan Masalah
            Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penulis merumuskan masalah sebagai berikut:
1.     Apa pengertian dari agribisnis (agrobisnis)?
2.     Apa Pengertian Pertanian organik dan manfaatnya?
3.     Perbedaan buah buahan dan sayuran organik dan anorganik?
4.     Bisnis apa yang berpotensial berkembang dan menghasilkan keuntungan besar dalam agrobisnis ini?

C. Tujuan Penulisan
            Terkait dengan rumusan masalah di atas, penulis bertujuan untuk:
1.     Mengetahui pengertian agribisnis (agrobisnis).
2.     Mengetahui Pengertian pertanian organik dan manfaatnya.
3.     Mengetahui perbedaan buah buahan dan sayuran organik dan anorganik.
4.     Mengetahui bisnis yang berpotensial berkembang dan menghasilkan keuntungan besar di era saat ini.



BAB II
ISI
A. Pengertian Agribisnis (Agrobisnis)
            Agribisnis (baku menurut KBBI: agrobisnis) adalah bisnis berbasis usaha pertanian atau bidang lain yang mendukungnya, baik di sektor hulu maupun di hilir. Penyebutan "hulu" dan "hilir" mengacu pada pandangan pokok bahwa agribisnis bekerja pada rantai sektor pangan (food supply chain). Agribisnis, dengan perkataan lain, adalah cara pandang ekonomi bagi usaha penyediaan pangan. Sebagai subjek akademik, agribisnis mempelajari strategi memperoleh keuntungan dengan mengelola aspek budidaya, penyediaan bahan baku, pascapanen, proses pengolahan, hingga tahap pemasaran. Dalam konteks manajemen agribisnis di dalam dunia akademik, setiap elemen dalam produksi dan distribusi pertanian dapat dijelaskan sebagai aktivitas agribisnis. Namun istilah "agribisnis" di masyarakat umum seringkali ditekankan pada ketergantungan berbagai sektor ini di dalam rantai produksi.

B. Pengertian organik
            Pertanian organik adalah sistem budi daya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis. Beberapa tanaman Indonesia yang berpotensi untuk dikembangkan dengan teknik tersebut adalah padihortikultura sayuran dan buah (contohnya: brokolikubis merahjeruk, dll.), tanaman perkebunan (kopitehkelapa, dll.), dan rempah-rempah. Pengolahan pertanian organik didasarkan pada prinsip kesehatanekologikeadilan, dan perlindungan. Yang dimaksud dengan prinsip kesehatan dalam pertanian organik adalah kegiatan pertanian harus memperhatikan kelestarian dan peningkatan kesehatan tanah, tanaman, hewan, bumi, dan manusia sebagai satu kesatuan karena semua komponen tersebut saling berhubungan dan tidak terpisahkan. Pertanian organik juga harus didasarkan pada siklus dan sistem ekologi kehidupan. Pertanian organik juga harus memperhatikan keadilan baik antarmanusia maupun dengan makhluk hidup lain di lingkungan. Untuk mencapai pertanian organik yang baik perlu dilakukan pengelolaan yang berhati-hati dan bertanggungjawab melindungi kesehatan dan kesejahteraan manusia baik pada masa kini maupun pada masa depan.



Ø Manfaat Pertanian organik

1.     Menjaga kelestarian alam
Metode pertanian organik bisa membantu manusia dalam usaha melestarikan lingkungan. Dengan tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya atau zat kimia dalam pertanian maka kelestarian alam dapat dijaga karena bahan alami yang digunakan dalam pertanian organik tidak mencemari lingkungan seperti tanah, air, udara dan sebagainya.
2.     Manfaat pertanian organik menjaga kesuburan tanah
Tanah yang subur adalah modal bagi manusia untuk mendapatkan makanannya. Tanpa adanya tanah yang subur maka budidaya tanaman tidak bisa berlangsung meskipun saat ini sudah banyak metode pertanian yang dikembangkan tanpa menggunakan tanah. Meskipun demikian menjaga kstabilan dan kesuburan tanah tetaplah penting karena bukan hanya tanaman pangan saja yang membutuhkan tanah subur untuk tumbuh melainkan pohon yang menghasilkan oksigen. Dengan metode pertanian organik, petani tetap bisa mengolah lahannya berulang-ulang sehingga tidak perlu membuka lahan baru. Hal ini tentunya bisa mencegah pembukaan area hutan dan area lain dimana pepohonan tumbuh.
3.     Manfaat pertanian organik mengurangi pencemaran air
Tahukah anda bahwa pestisida dan pupuk kimia yang masuk kedalam tanah bisa mencemari air dalam tanah? Hal ini bisa berbahaya karena air dalam tanah biasanya akan mengalir ke dalam sumur dan sumbar mata air yang digunakan untuk konsumsi sehari-hari. Selain itu pencemaran air tanah juga bisa berakibat buruk bagi siklus air secara keseluruhan dan mengakibatkan masalah bagi manusia dan lingkungan tempat tinggalnya.
4.     Mencegah pencemaran udara dan perubahan iklim
Pencemaran udara adalah salah satu hal yang tidak bisa dielakkan saat ini. Emisi gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor tentunya berakibat fatal pada kondisi udara dan iklim begitu juga dengan gas emisi yang dihasilkan oleh mesin-mesin pertanian yang menggunakan bahan bakar fosil. Pertanian organik dapat mengurangi emisi tersebut karena metode pertanian ini tidaklah banyak menggunakan mesin pertanian yang menggunakan bahan bakar fosil. Selain itu, pertanian organik juga bisa mengurangi gas karbondioksida yang dikenal sebagai gas rumah kaca atau greenhouse effect yang bisa menyebabkan perubahan iklim dan merusak atmosfer.
5.     Menjaga keragaman hayati
Penggunaan pupuk dan pestisida kimia tentunya berbahaya bagi organisme lain seperti hewan serangga, cacing dan hewan lain yang tinggal dalam tanah, udara maupun air. Misalnya pupuk kimia yang digunakan dalam pertanian modern bisa menyebabkan pertumbuhan gulma pada sumber air misalnya sungai atau danau dan dikenal dengan istilah eutrofikasi. Hal ini bisa berbahaya bagi organism yang tinggal dan hidup dalam air sungai karena kebutuhan oksigen mereka tidak terpenuhi dan dikuasai oelh gulma tersebut. Selain itu, pestisida kimia yang digunakan bisa saja tidak hanya membunuh hama atau hewan yang menyerang tumbuhan tetapi juga mematikan serangga lain yang bermanfaat bagi tanaman.
C. Perbedaan Buah Buahan dan Sayuran Organik dan Anorganik

NO
POIN PERBEDAAN
ORGANIK
ANORGANIK
1.
Proses Persiapan dan Pemilihan Bibit
Bibit pada pertanian organik berasal dari tanaman alami
pertanian anorganik bibit berasal dari hasil rekayasa atau persilangan genetik.
2.

Proses Persemaian atau Persiapan Penanaman Bibit

Pertanian organik dilakukan secara alami tanpa pestisida
pertanian Anorganik dilakukan dengan pestisida dan bahan kimia.
3.

Proses Penanaman

pertanian organik saat proses penanaman hingga panen menggunakan teknik sejenis Bibit dan tidak ada kombinasi
 pertanian organik terdapat macam-macam jenis tanaman dengan kombinasi
4.

Proses Pengairan


Pertanian organik menggunakan air bersih dan bebas dari bahan kimia untuk pengairan
pertanian organik menggunakan air yang sudah dicampur dengan pestisida dan bahan kimia untuk menjaga tanaman tetap sehat serta mempercepat pertumbuhan.
5.

Proses Pemupukan


pertanian organik menggunakan pupuk kandang dan kompos buatan petani sendiri.
Pertanian anorganik menggunakan pupuk kimia buatan pabrik
6.

Proses Pengendalian Hama dan Penyakit


pertanian organik menggunakan pengendalian dengan manual dan pertimbangan alam
Pertanian anorganik menggunakan pestisida dan zat kimia lainnya


D. Agrobisnis yang Berpotensial berkembang  dan Menghasilkan Keuntungan Besar di Era Saat Ini Menurut Penulis
            Di era saat ini teknologi semakin tahun semakin berkembang akibat teknologi semkin maju banyak orang yang menfaatkan teknologi tersebut untuk memudahkan kehidupan, keseharianya dan meraih keuntungan salah satunya yaitu untuk berbisnis, salah satu contoh bisnis yang dapat berpotensial berkembang  dan menghasilkan keuntungan besar di era saat ini dalam agrobisnis adalah dengan bisnis penanaman buah buahan dan sayur sayuran secara organik dan hasil dari penanaman tersebut langsung di pasarkan secara online atau di distribusikan ke supermarket supermarket atau toko rekanan bisnis. Tetapi akibat teknologi yang maju banyak orang lebih memilih berbelanja secara online, karena mudah dan praktis tidak perlu keluar rumah untuk berbelanja. contoh bisnis yang sekarang lagi ramai yaitu Happy Fresh.




BAB III
KESIMPULAN

 1.Agribisnis (baku menurut KBBI: agrobisnis) adalah bisnis berbasis            usaha pertanian atau bidang lain yang mendukungnya, baik di sektor hulu maupun di hilir.
2.Pertanian organik adalah sistem budi daya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis
Manfaat Pertanian organik :
·        Menjaga kelestarian alam.
·        Manfaat pertanian organik menjaga kesuburan tanah.
·        Manfaat pertanian organik mengurangi pencemaran air.
·        Mencegah pencemaran udara dan perubahan iklim.
·        Menjaga keragaman hayati.
3. Pertanian organik dilakukan secara alami tanpa pestisida.
pertanian Anorganik dilakukan dengan pestisida dan bahan kimia.
4. bisnis penanaman buah buahan dan sayur sayuran secara organik dan hasil dari penanaman tersebut langsung di pasarkan secara online atau di distribusikan ke supermarket supermarket atau toko rekanan bisnis.




REFERENSI