Kamis, 28 September 2017

Definisi Hard skill, Soft skill dan Fungsi Bisnis










BAB I

PENDAHULUAN



A.     Latar Belakang Masalah
        Persaingan dalam dunia kerja di era globalisasi saat ini semakin ketat. Tidak hanya persaingan dengan pencari kerja dalam negeri, tetapi juga dengan SDM dari luar negeri. Selain hardskill yang diperoleh dari pendidikan formal, pelajar dan mahasiswa harus berbekal softskill sebelum terjun ke dunia kerja. Softskill berperan penting untuk meningkatkan nilai SDM di mata pemberi kerja. Dengan nilai tambah ini, SDM akan lebih berkualitas dan mampu memenangkan persaingan tersebut. 
        Hardskill dan softskill tidak hanya dibutuhkan di saat mencari pekerjaan. SDM harus terus mengasah kemampuan tersebut agar tetap mampu bertahan dan meningkatkan kinerja. Oleh karena itu, tulisan ini akan membahas lebih detail mengenai definisi dan fungsi dari hardskill dan softskill.

B.      Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penulis merumuskan masalah sebagai berikut:
1.      Apakah definisi hardskill dan softskill berikut perbedaan dari keduanya?
2.      Apakah peran penting softskill dalam dunia kerja?
3.      Hardskill dan softskill tidak hanya berfungsi dalam dunia kerja, tetapi juga dalam dunia bisnis. Apakah definisi dan fungsi bisnis?
4.      Apakah bisnis yang berpotensial sukses dan berkembang saat ini?

C.      Tujuan Penulisan
Terkait dengan rumusan masalah di atas, penulis bertujuan untuk:
1.      Mengetahui definisi hardskill dan softskill beserta contohnya yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
2.      Mengetahui peran penting softskill dalam dunia kerja.
3.      Mengetahui definisi dan fungsi bisnis. 
4.      Mengamati dan mengetahui jenis bisnis yang berpotensial berkembang di saat ini.



BAB II
ISI
A.     Definisi Hard skill and Soft skill
1.   Hardskill
      Hard skill adalah penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan teknis yang sesuai dengan bidang ilmu yang didalami (Albi Samjaya: 2012). Jadi hard skill merupakan kemampuan mendalami ilmu yang diperoleh dalam pendidikan formal. Contohnya mahasiswa jurusan Akuntansi, hardskill yang harus dikuasai dan dijual saat mencari pekerjaan adalah kemampuan menguasai ilmu akuntansi dan cabang-cabangnya.

2.   Soft skill
      Soft skill yaitu keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain dan keterampilan dalam mengatur dirinya sendiri untuk memaksimalkan proses bekerja dan belajar (Albi Samjaya: 2012). Sedangkan menurut Ikhtisar.com dalam artikel “Manfaat Soft Skills dan Artinya bagi Anda (2017)
Soft Skills adalah sikap, perilaku atau karakter individu yang ada dalam diri masing-masing.  Lebih condongnya pengertian soft skills adalah sikap dan kebiasaan Anda dalam berinteraksi dengan orang lain.

Jenis Soft Skill:
a.      Communication Skill  
     Adalah kemampuan seseorang untuk berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan. Walaupun seseorang memiliki kemampuan akademik bagus, jika tidak mampu berkomunikasi dengan secara baik, maka informasi atau ide brilian yang akan disampaikan menjadi tidak tepat dan akurat dikarenakan adanya distorsi atau gagal paham.

b.      Interpersonal Skill
    Adalah kemampuan berinteraksi sosial dengan baik kepada lawan bicara atau orang lain. kecakapan atau keterampilan yang dimiliki oleh seseorang dalam hubungannya kepada orang lain dengan tujuan untuk mengembangkan kerja secara optimal

c.      Problem Solving and Critical Thinking
      Adalah kemampuan dalam menganalisa dan mengidentifikasikan sebuah masalah serta mampu untuk memcahkan masalah atau mencari solusi untuk menyelesaikan masalah.

d.      Active Listening
     Adalah Kemampuan mengelola diri sendiri untuk mau mendengarkan orang lain dan mengambil manfaat dari pendapat atau masukan lawan bicara.

e.      Active Learning
     Adalah kemampuan diri yang tidak pernah merasa puas dan mau menambah ilmu dan wawasan terlebih jika terkait dengan pekerjaanya.  Aktif membaca dan belajar hal baru yang bermanfaat bagi pengembangan diri.

f.       Organizational/ Management Skill
     Adalah kemampuan seseorang melakukan pendekatan yang sistematis dalam pembagian tugas dan wewenang kepada setiap individu yang terlibat.

g.      Time Management Skill
    Adalah kemampuan seseorang untuk membagi waktu dalam mengerjakan tugas sehingga setiap tugas dapat terselesaikan sesuai jadwal. Mampu menentukan prioritas kerja sehingga tidak ada tugas yang tertunda atau bahkan tertinggal.

h.      Team Player
     Kemampuan seseorang dalam bekerja sama dengan rekan kerja / orang lain dengan baik sehingga mencapai hasil yang maksimal.

i.        Professionalism
    Seseorang yang bekerja secara rajin, tekun, orang yang selalu tepat waktu, sopan dan santun, dan serta bertanggung jawab dengan tugas dan kewajibannya.

j.        Flexibility and Adaptability
   Kemampuan seseorang dengan mudah beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan  lingkungan.  Lingkungan kerja saat ini atau pun lingkungan kerja baru.


3.      Perbedaan Hard skill dan Soft skill

No
     Poin Perbedaan
Hardskill
Softskill
       1
     Penilaian
     Penilaian melalui evaluasi/ ujian dan dapat diukur secara kuantitatif yang tertuang di transkrip nilai
   Penilaian melalui pengamatan dalam kurun waktu tertentu (berdasarkan pengalaman dan kinerja)
       2
     Proses
     pembelajaran
  Didapatkan dari pendidikan formal
   Autodidak atau didapat dari pendidikan non formal seperti seminar, kursus dll
       3    
 Persyaratan rekrutmen
  Wajib dimiliki oleh pelamar untuk mengisi lowongan pekerjaan
    Tidak wajib, tetapi sebagai nilai plus yang menentukan penilaian
       4
 Peningkatan kemampuan
  Menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi
 Mengasah kemampuan berdasarkan kemauan diri dan pengalaman



 A.     Pentingnya Soft skill dalam Dunia Kerja

         Dalam dunia kerja di era globalisasi saat ini, gelar pendidikan tidak menjadi hal yang utama, bahkan seseorang yang memiliki kemampuan akademik bagus saja tidak cukup untuk bersaing. Oleh karena itu soft skill sangat penting dalam dunia kerja sebagai nilai plus bagi setiap individu yang menjadi pertimbangan bagi pemberi kerja saat proses rekrutment. Maka tidak jarang perusahaan mengadakan proses rekrutmen dengan tahapan yang panjang agar dapat memperoleh calon pekerja yang berkualitas dan siap untuk berkontribusi dalam dunia kerja secara nyata.

B.      Definisi dan Fungsi Bisnis
1.      Definisi Bisnis

        Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, bisnis merupakan usaha komersial dalam dunia perdagangan, bidang usaha, usaha dagang. Berdasarkan pengertian harfiah tersebut maka dapat disimpulkan bahwa bisnis adalah usaha pelaku ekonomi untuk memperoleh keuntungan dengan mengelola sumber daya yang ada.

2.      Fungsi Bisnis

        Fungsi bisnis adalah untuk menciptakan suatu produk yang awalnya dari bahan mentah dan  diolah menjadi suatu produk yang bernilai dan dapat memenuhi kebutuhan di pasaran atau konsumen.

Fungsi utama bisnis yaitu untuk menciptakan nilai suatu produk atau jasa dengan cara yakni :

a.      Untuk mengubah bentuk bisnis(form utility), yang tidak lain dari fungsi produksi.
b.      Untuk memindahkan bentuk (place utility), atau fungsi dari distribusi.
c.       Bisnis bisa mengubah pemilikan (possessive utility), yakni fungsi penjualan.
d.      Bisnis mempunyai fungsi untuk menunda waktu kegunaan. (time utility), atau fungsi pemasaran.

C.      Bisnis Potensial di Era E-Commerce
       
               Bisnis Online

                 Bisnis online merupakan bisnis yang banyak di tekuni di era saat ini, karena telah terbukti tingkat perkembanganya yang begitu cepat, factor pendorong berkembangnya bisnis online salah satunya yaitu, masyarakat  sekarang sudah banyak yang menggunakan internet bahkan tidak sedikit yang menjadikan internet sebagai kebutuhan hidup masyarakat sehari hari, seperti yang saat ini sedang maraknya yaitu, ojek online, taxi online, online shop, pembayaran tagihan bulanan online, dll, di era saat ini bisnis online yang berkemungkinan mampu bersaing dan berkembang yaitu bisnis fashion, bisnis makanan, dan travel.


BAB III
KESIMPULAN

                       Jadi bedasarkan pembahasan di atas, penulis dapat menyimpulkan sebagai berikut:
1.                     Hard skill merupakan kemampuan mendalami ilmu yang diperoleh dalam pendidikan formal. Sedangkan soft skill didapat dari pendidikan non formal seperti public speaking

2.                        Peranan penting hard skill dalam dunia kerja berperan sebagai tolak ukur secara kuantitatif dan soft skill berperan sebagai penunjang kinerja atau sebagai nilai plus SDM tersebut dalam dunia kerja.

3.                        bisnis adalah usaha pelaku ekonomi untuk memperoleh keuntungan dengan mengelola sumber daya yang ada. Fungsi bisnis yaitu menciptakan suatu produk yang awalnya dari bahan mentah dan diolah menjadi suatu produk yang bernilai dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen.

4.                        Bisnis yang potensial di era saat ini adalah bisnis yang berbasis data firm atau berbasis online.


REFERENSI

Samjaya, Albi, 2012, Softskill dan Hardskill, http://rosianarindika.blogspot.co.id/2010/09/pengertian-soft-skill-dan-hard-skill.html, diakses 24 September 2017.

Ikhtisar.com, 2017, Manfaat Soft Skills dan Artinya bagi Anda. http://ikhtisar.com/manfaat-soft-skills/, diakses 24 September 2017.

By blitar, 2016, Pengertian, Tujuan dan Fungsi Bisnis Beserta 5 Manfaatnya Secara Lengkap. http://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-tujuan-dan-fungsi-bisnis-beserta-5-manfaatnya-secara-lengkap/, diakses 25 september 2017.